EVENT GELAR KARYA LITERASI JAWA TENGAH TAHUN 2024
EVENT GELAR KARYA LITERASI JAWA TENGAH
Alhamdulillah, bertempat di STEKOM Semarang, hari ini tanggal 4 Mei 2024 diselenggarakan Event Gelar Karya Literasi Jawa Tengah.
Acara yang dihadiri dan dibuka oleh Perwakilan dari PJ Gubernur Jateng serta Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Cabdin 1 dan 7, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Semarang, Pekalongan, Wonosobo dan Tegal ini diikuti oleh sekitar 300 peserta.
Kegiatan ini meliputi: Seminar kepenulisan, Menulis Buku (puisi, cerpen, kisah inspiratif dan buku-buku ptaktik baik pembelajaran). Terdapat kurang lebih 200 buku hasil karya juga dipamerkan. Buku-Buku yang dipamerkan merupakan karya yang sudah terbit dari para pesera yang datang dari kalangan pendidik PAUD, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA.
Pada kesempatan ini juga diberikan Anugerah Literasi Jawa Tengah ke pada:
Gol A Gong
Rektor Stekom
Rektor Ngudi Waluyo
Cabdin 1 Semarang
Cabdin 7 Solo
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo
Kepala SMP 1 Talang Kabupaten Tegal
Pemberian Anugerah Literasi ini diberikan atas peran serta dukungan yang nyata pada kegiatan literasi secara umum dan secara khusus dalam penyelenggaraan event ini. Di akhir penyerahan Anugerah, diserahkan pula buku karya bersama guru hebat dari Kabupaten Wonosobo dengan judul "Mengukir Pelangi Pendidikan" yang diserahkan oleh Ibu Retna Arum Handayani, S. Pd., M. Pd. I. Selaku promotor kepenulisan Wonosobo.
Ada juga penampilan tari-taeisn sebagai pembuka kegiatan dan story telling dari siswa peraih berbagai prestasi lomba serupa yang dilaksanakan di Jawa Tengah.
Selanjutnya pemaparan materi motivasi literasi yang disampaikan oleh Rektor Stekom dan Gol A Gong selalu Duta Baca 2021-2025. Acara sangat meriah dan antusias dari para peserta serta hafirin yang hadir makin meyakinkan bahwa literasi akan benar-benar membumi dengan wujud karya nyata.
"Dari buku antologi menuju buku solo", ucap Arum, salah satu panyia yang terlibat pada kegiatan ini.
Timbul Aliwiyanto, selaku Ketua Panitia penyelenggara sebelumnya menyampaikan bahwa kegiatan ini murni digagas dan dibiayai oleh panitia dengan dukungan fasilitas dari Stekom. Biaya Rp. 150.000 (seratus lima puluh ribu) untuk peserta antologi dan Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) untuk peserta menulis buku solo ini sangat kah terbilang "murmer" alias murah meriah. Sebab, para peserta akan mendapatkan dua buku hasil karya sesuai pilihan.
Harapan terbesar dari kegiatan ini adalah munculnya para pendidik yang akan secara terus menerus rnenulis sesuai pilihannya, jenis fiksi maupun non fiksi.
Di kesempatan berbeda, I luh, selalu penanggung jawab acara menuturkan, bahwa segala upata dilakukan dan diupayakan demi terselenggaranya event ini dengan baik. Bukan berarti tanpa halangan. Namun, semangat dari seluruh panitia dan animo peseta menjadi amunisi tersendiri.
Pada akhir acara, Gol A Gong berpesan untuk terus memelihara semangat. Buktikan bahwa Indonesia memiliki nilai literasi yang baik, bukan seperti yang selalu digembar gemborkan.
Juga dibacakan Deklarasi Literasi oleh seluruh anggota Komunitas Pegiat Literasi Jawa Tengah.
_Kami Pegiat Literasi Jawa Tengah, Berkomitmen untuk ikut mensukseskan Indonesia Emas 2045 dan melaksanakan MERDEKA BELAJAR MERDEKA BERKARYA dengan:_
1. Menjadi pegiat literasi yang produktif menulis buku dan menghasilkan karya
2. Mendorong peserta didik untuk berliterasi dan bernumerasi
3. Ikut membumikan literasi di bumi pertiwi.
4. Selalu mengobarkan semangat Literasi bagi negeri.
Kegiatan ditutup oleh Ketua Panitia dan akan berjumpa lagi pada Tahun 2025 di Kota Solo.
#literasi
#hanscikallitetasi
#komunitaspegiatliterasi
#forumpenaguruliterasipgri
#komunitasbelajarmenulisnusantarapgri
Komentar