Resume Pertemuan Ketujuh KBMN Gelombang 31
Resume Pertemuan Ketujuh
Senin, 13 Mei 2024
Tema: Mengelola Majalah Sekolah
Pemateri: Widya Setianingsing, S.Ag.
Moderator: Nur Dwi Yanti, M.Pd.
Penulis: Harsen Purontoko
KBMN Gelombang 31
Alhamdulillah, kembali mala mini penulis mengikuti materi di Kelas Bersama Menulis Nusantara Gelombang 31 dengan Tema Mengelola Majalah Sekolah yang disampaikan oleh Widya Setianingsih, S.Ag., dengan moderator Nur Dwi Yanti, M.Pd. disampaikan selama kurang lebih dua jam, dimulai dari pukul 19:00-21:00 melalui grup whatsaap yang tersedia. Kegiatan mala mini diikuti oleh banyak peserta dari segala penjuru Nusantara. Maka, kelas ini selain sebagai kelas untuk belajar juga dapat dijadikan ajang sarana saling berkenalan antar penulis yang berasal dari provinsi yang berbeda pula. Ada banyak Pelajaran juga yang dapat diperoleh dari mengikuti kegiatan kelas belajar menulis ini.
Sesi kegiatan mala mini meliputi:
1. Pembukaan
2. Pemaparan
3. Tanya Jawab
4. Kesimpulan
5. Penutup
Materi yang disajikan dengan cara sederhana dan apik menjadikan kegiatan mala mini sangat enak diikuti. Apalagi, materi yang disampaikan hamper menjadi sebuah kebutuhan di sekolah tempat para peserta beketja. Mengelola majalah sekolah menjadi sebuah Impian dari beberapa sekolah untuk dapat mewujudkannya. Mungkin terlihat gampang tetapi nyata tidaklah mudah dipraktikkan. Di sini, pemateri memberikan kiat-kiat jitu agar sekolah mampu mewujudkan dan mengelola secara baik.
“Tentu akan ada kebanggaan!”
Begitu kata pemateri pada paparannya saat kita ataupun peserta didik kita terpajang foto maupun karyanya di majalah sekolah. Hal ini, bagi sekolah dapat juga dipergunakan sebagai ajang promosi, komunikasi. Meskipun untuk mewujudkannya tak mudah tetapi dengan kesungguhan dan tanggung jawab yang ada, pemateri dapat menghadirkan majalah sekolah bersama satu orang teman lainnya. Semua membutuhkan proses yang berkelanjutan.
MAJALAH ADALAH (KBBI):
Terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca.
Menurut waktunya majalah dibedakan atas majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan, dan sebagainya’.
Menurut Isinya dibedakan
Menurut pengkhususan isinya dibedakan atas majalah berita, anak-anak, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dan sebagainya
Pada umumnya majalah memiliki susunan daftar isi yang hampir sama. Rincian isi majalah ini akan memudahkan kita untuk menyusun setiap halaman majalah.
Menurut Wikipedia daftar isi majalah Antara lain berisi :
1. Nomor Edisi : Keterangan edisi dan tanggal terbit
2. Halaman : Menunjukkan posisi halaman sebuah rubrik.
3. Rubrik : Menunjukkan isi rubrik
4. Isi : Tema yang ada dalam sebuah rubrik. Satu rubrik bisa terdiri dari beberapa tema.
5. Jumlah halaman : Menujukkan jumlah halaman sebuah rubrik.
6. Penulis : Penulis dari sebuah tulisan.
7. Deadline : Waktu tulisan yang akan dimuat di majalah.
8. Keterangan : Penjelasan dari halaman yang ada disebuah rubrik.
Langkah-langkah menerbitkan majalah sekolah
1. Menyatukan ide dan gagasan
Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi.
Membentuk susunan redaksi majalah
2. Mengajukan Proposal
3. Membuat rancangan majalah
Menentukan nama majalah, isi berita, pendanaan dll
4. Mencari rekanan pendukung
5.
SUSUNAN REDAKSI MAJALAH SEKOLAH
1. Penasehat : Yayasan
Tugasnya: Memberikan segala pertimbangan terhadap segenap crew tentang majalah sekolah
2. Penanggung Jawab : Kepala Sekolah
Tugasnya : bertanggung jawab atas keseluruhan jalannya penerbitan pers, baik ke dalam maupun ke luar. Ia dapat melimpahkan pertanggungjawabannya kepada Pemimpin Redaksi sepanjang menyangkut isi penerbitan (redaksional)
3. Pimpinan redaksi : Pemimpin Redaksi (Editor in Chief) bertanggung jawab terhadap mekanisme dan aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi isi seluruh rubrik media massa yang dipimpinnya.
4. Editor : Bertanggung jawab swa sunting tulisan, proofreading dan mengedit semua tulisan
Apa Manfaat Majalah Sekolah?
1. Sebagai sarana komunikasi sekolah dengan walimurid, dan siswa
2. Media komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan dan hiburan.
3. Wadah kreativitas guru dan siswa dalam berkarya (menulis, menggambar dll)
4. Sarana publikasi sekolah di masyarakat
5. Menjadi Kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan majalah
1. Membuat nama majalah
a. Buatlah nama yang unik, menarik dan mudah diingat.
b. Bisa juga membuat nama majalah berupa singkatan nama sekolah, atau kata-kata yang menginspirasi.
Contoh : SMART, MUTUALISTA, KONTAK, CAHAYA.
KHARISMA singkatan dari Khadijah Is My Inspiration
2. Menentukan artikel yang akan ditampilkan
1. 1.Visi Misi Sekolah : Visi, misi sekolah masing-masing dituliskan di hal
2. 2.Salam Redaksi : Kata sapaan pimred pada pembaca, menyampaikan isi majalah secara singkat, tema majalah, kondisi teraktual saat itu.
3. Berita Sekolah : Kegiatan-kegiatan sekolah, misalnya peringatan PHBI-PHBN, kegiatan sekolah dll.
4. Profil Guru : Dimuat secara bergiliran mulai dari kasek, wakasek, guru, staf pendidik.
5. Profil Siswa Berprestasi: Menampilkan siswa paling berpretasi.
6. Karya Siswa : Menampilkan tulisan siswa, puisi, cerpen, foto hasil karya siswa berupa kerajinan, gambar dll
7. Kegiatan Siswa: Kegiatan outclass, ataupun inclass. Misalnya outbound, praktek di kelas, unjuk kerja, game dll
8. Kuiz berhadiah: Disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk SD TTS, tebak gambar, dll. Dan berhadiah.
9. Prestasi Sekolah : menampilkan prestasi terbaru dari guru, siswa, dan sekolah.
10. Info dan pengumuman: Info ujian, libur dsb
Selanjutnya bisa juga ditambahkan artikel lain sesuai dengan kebutuhan dan kreativitas sekolah.
Misalnya:
1. Belajar Bahasa (bahasa Arab dan Bahasa Inggris}
2. Do You Know (Berisi pengetahuan-pengetahuan umum yang bisa menambah wawasan siswa, yang ditulis dalam 2 bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris)
3. Komik atau cerita bergambar
4. Tutorial menggambar
5. Iklan dari sponsor
dll
3. Mengajukan ISBN
Agar majalah kita memiliki hak paten, maka mengajukan ISBN sangatlah penting. Kita bisa menghubungi penerbit untuk membantu kita mendapatkan ISBN
4. Menentukan Bahasa yang dipakai dalam majalah
Sebelum menentukan bahasa yang akan kita pakai, kita harus mengetahui sasaran pasar kita yakni siswa-siswi kita dan walimurid.
Saran : Gunakan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak.
Tidak terlalu formal/kaku.
Gunakan bahasa keseharian dan pergaulan
Selipkan bahasa-bahasa gaul yang lagi ngetrend (asalkan harus sopan)
Misalnya hay gaess, kata sapaan sobat untuk para pembaca
Gunakan bahasa komunikatif sehingga seolah-olah kita sedang berbincang dengan pembaca.
5.Carilah tema dari hal yang lagi booming atau ngetrend di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Isue-isue keseharian yang sedang booming di lingkungan sekolah dan masyarakat bisa kita gunakan sebagai tema. Misalnya :
a. Tetap Berprestasi di Masa Pandemi.
b. Semakin Berilmu Semakin Berakhlak
c. Lets go green
d. Raih Mimpi Setinggi Bintang
e. Hold Your Star
f. Semakin Berprestasi, Semakin Membumi
6. Cover dan Layout Menarik
Fungsi dari cover majalah adalah untuk melindungi isi majalah, mencerminkan tema dan isi majalah. Karena itu tampilan cover harus menarik pembaca.
Layout dan tata letak majalah dibuat sesuai tema dan tingkatan usia pembaca (SD, SMP,SMA).Praktis, simple, menarik dan memuat seluruh artikel dengan penataan padat tapi tidak sumpek.
Carilah guru yang berkompeten di IT sebagai tenaga layout dengan menggunakan aplikasi Corel. Untuk cetak majalah tidak semuanya kita cetak warna, hal ini untuk menekan budget agat tidak terlalu tinggi. Bisa 8 halaman saja yang di cetak warna, yang lainnya cukup hitam putih saja.
7. PEMBIAYAAN
Pembiayaan digunakan untuk:
a. Biaya cetak majalah
b. Membayar HR crew
c. Pembelian hadiah kuiz dll
Sumber Pembiayaan cetak majalah bisa di bagi menjadi 3.
1.Murni dari siswa: Siswa membeli majalah (dimasukkan di daftar ulang atau SPP)
2. BOSDA
Pembiayaan majalah bisa diambilkan dari dana BOSDA. Pada BOSDA ada pos biaya cetak majalah sekolah dan membayar honorarium crew.
3. Sponsor
Bisa dari walimurid yang ingin beriklan tentang usahanya.
8. PERCETAKAN
Tidak bisa dipungkiri percetakan merupakan faktor penting adanya majalah secara fisik.
Akan tetapi bila tidak memungkinkan majalah dicetak karena beberapa hal misalnya pendanaan, situasi tidak bisa tatap muka karena pandemi maka majalah bisa juga disampaikan dalam bentuk online. Misalnya dishare dalam bentuk PDF melalui WhatsAp, Web sekolah, IG, Facebook dll.
Bisa juga melalui aplikasi flipbook atau photoshop.
9. Upgrade Ilmu Secara Kontinue
Agar majalah selalu Uptodate maka harus ada jadwal untuk mengupgrade ilmu bagi para crew.
Misalnya pelatihan menulis, pelatihan aplikasi Corel,Photoshop untuk layout dll dengan memberdayakan teman sejawat atau mendatangkan narasumber ahli.
10. Pupuk Kekompakan Team
Ibaratnya tubuh maka crew majalah adalah bagian team yang memiliki tugas SAMA PENTING nya. Oleh karena itu team harus solid, terus pupuk kekompakan team. Saling mendukung dan mengisi kekurangan satu sama lain adalah kunci langgengnya sebuah team.
Materi yang sangat padat dan mengasyikkan. Yang paling pokok dari semua itu adalah buatlah ruang bahagia agar kita mampu menikmati setiap prosesnya. Bahagia itu sederhana dan siap “MAU” mencoba apapun “for any try”.
Komentar